Nama : Dwita Melatiana
NPM : 55409690
Matkul : Pengantar Komputasi Modern
Dosen : Rina Noviana, SKom, MMSI
Tanggal : Senin, 02 Juli 2013
Kelas : 4IA21
- Pengertian Cloud ComputingCloud Computing atau dalam bahasa indonesia komputasi awan merupakan penggabungan dari teknologi komputer (komputasi) dengan pengembangan internet (awan). Cloud (awan) ini adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
- Konsep Cloud Computingkonsep-konsep yang berjalan di atas teknologi komputasi awan ini adalah:a. Infrastructure as a Service (IaaS): konsep tertua dimana pengimplementasiannya banyak dilakukan mulai dari penggunaan atau penyewaan jaringan untuk akses seperti Internet dan layanan Disaster Recovery Centerb. Platform as a Service (PaaS): konsepnya serupa dengan IaaS. Namun Platform disini adalah sistem operasi dan infrastruktur pendukungnya untuk aplikasi dapat dikembangkan dan dieksekusi. Contohnya adalah layanan dari situs Force.Com dan Microsoft bekerja sama denganAzure. Fasilitas yang disediakan meliputi manajemen basisdata, keamanan, dsb.c. Software as a Service (SaaS): berada satu tingkat diatas PaaS dan IaaS, dimana SaaS menawarkan suatu aplikasi bisnis tertentu.Contoh yang paling mutakhir adalah SalesForce.Com, Service-Now.Com, Google Apps, dsb.
- Kelebihan dan Kekuarangan Cloud ComputingKelebihan Cloud Computing
- Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
- Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
- Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
- Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
- Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.
Kekurangan Cloud Computing
- Service level – Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi. Hal ini mengharuskan anda untuk memahami service level yang anda dapatkan mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.
- Privacy - Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.
- Compliance - Anda juga harus memperhatikan regulasi dari bisnis yang anda miliki, dalam hal ini secara teoritis cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud, namun karena service ini masih sangat muda anda diharapkan untuk berhati hati dalam hal penyimpanan data.
- Data ownership – Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud? mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.
- Data Mobility – Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service? dan jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali? Format apa yang akan digunakan ? atau dapatkah anda memastikan kopi dari data nya telah terhapus
- Implementasi Masa Depan Cloud ComputingContoh dari penerapan Cloud Computing ialah Google Docs. Google Docs merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan Google untuk kebutuhan manajemen dokumen. Khususnya aplikasi office. Mulai dari pengolah kata (word processor), pengolah lembar kerja (spreadsheet) dan presentasi (presentation). Google Docs bukan hanya menyimpan saja, namun juga bisa digunakan untuk untuk mengolah, menyimpan, membuat, meng-edit dokumen perkantoran seperti layaknya Microsoft Office pada Windows atau Open Office pada Linux dengan secara online.
penggunaan cloud computing dalam game (cloud game based) sebagai tindakan anti pembajakan di masa depan. Contoh perusahaan berbasis cloud gaming adalah OnLive, Gaikai, dan Otoy menjalankan game buatan mereka dari server mereka dan melakukan streamingke komputer/perangkat pengguna/klien. Inilah yang menyebabkan mereka sulit dibajak, karena berjalan diatas “awan”. Perusahaan gaming bisa mendapat uang dari cloud-based gaming melalui dua kemungkinan, atau penggabungan keduanya. Yaitu memberi biaya berlangganan per bulan untuk pengguna atau memasang biaya untuk game baru, seperti layaknya toko video game. Atau lakukan seperti yang dilakukan OnLive, memasang biaya berlangganan dan tarif untuk judul baru dari sebuah game. Keuntungan dari cloud gaming ini tentu menguntungkan publisher game dan bagigamer, tidak akan ada cheat dalam cloud gaming.
Sumber :





